Minggu, 19 Februari 2017

CATATAN SANG KITTYPRENEUR

Catatan Sang Kittypreneur

By: Suci Handayani

Bismillaahirrahmaanirrahiiim.

Ketika seorang manusia merasa  gelisah, kemudian ia berpikir dan bergerak, maka ia akan bereaksi melakukan suatu perubahan atau progresivitas untuk melakukan tindakan keluar dari kotak (out of the box). Berangkat dari kegelisahan itulah aku mencoba mencari cara bagaimana agar aku bisa menjadi istri sesoleha Fatimah az-Zahra tapi secara finansial bisa seperti Khadijah al Kubra yang mampu membantu perekonomian  suaminya tercinta. Mereka mungkin panutan yang terlalu suci untuk aku tiru. Walaupun namaku Suci, tapi diriku masih jauh dari makna namaku sendiri. Biarlah aku berusaha sesuai caraku. Singkat kata akupun resign dari dunia kerjaku yang full time itu, beralih menuju dunia masa depan yang penghasilannya tak pasti. Lho kok berhenti kerja, Bu? Nekat banget. Padahal hidup di Jakarta itu gak mudah lho. Harga-harga serba mahal. Jangan dikit- dikit mengandalkan suami. Jadi wanita itu harus mandiri. Perlu waktu panjang untuk bisa menjawab omongan setiap orang yang berkomentar. Bahkan sampai kapanpun kita tidak akan bisa memuaskan setiap praduga individu.  Tapi itu semua jadi motivasi tersendiri bagiku untuk terus berjalan di atas tekadku.
Setelah keluar kerja aku pun mulai bergeliat dalam dunia crafting atau kerajinan tangan, di sela-sela waktu aku membuat bros berbahan flanel yang ku titipkan di lembaga2 sekolah tempat teman-temanku mengajar. Alhamdulillah ini bisa jadi awal pembuka jalan bagiku dalam terjun ke dunia wirausaha. Hasilnya memang tidak melimpah ruah, tapi lumayan cukup buat kadar kebutuhan hidupku. Seiring berjalannya waktu, karena aku aktif di dunia twitterland, aku pun sering membaca kicauan-kicauan para pengusaha yang menyebut-nyebut para pakar bisnis. Lalu ku follow para pakar bisnis tersebut. Saat itulah aku mulai mengenal sosok Ali Akbar, seorang pakar SEO Indonesia. Bapak muda yang sederhana ini mempunyai prinsip; "Rizki itu misteri, Mati itu pasti", dan dia berulang- ulang menyampaikan bahwa "Keberuntungan adalah ketika kesempatan bertemu dengan kesiapan" sangat cocok prinsipnya dengan ilmu bisnis yang dimilikinya tentang ilmu SEO. Saat itu SEO istilah baru bagiku. Ternyata inilah ilmu yang sangat penting untuk diaplikasikan dalam digital marketing di era canggih seperti sekarang ini. Di era globalisasi yang penuh persaingan ketat. Mungkin kalau di dunia non maya kita mengenal istilah brosur untuk mempromosikan usaha kita, ada juga yang door to door ngetuk2 pintu untuk promosi, tapi kalo kita berkecimpung di dunia online shopping kita butuh strategi yang lebih dahsyat. SEO (Search Engine Optimization) atau pengoptimalan mesin pencari memberi solusi bagi para pelaku pasar online agar mudah berjualan dengan harapan, bisa menembus target market  tanpa batas. Seperti kita amati bersama, manusia zaman sekarang tak terlepas dari komputer dan hp, dan tak sedikit dari para pengguna gadget yang mengetahui apa itu internet dan juga GOOGLE, mesin pencari digital yang secara canggih membantu mencarikan data, untuk para pencari informasi. Dengan mempelajari SEO inilah, kita akan mengerti bagaimana agar bisnis kita pun muncul di Google. Syukur-syukur bisa muncul di halaman pertama Google (Alhamdulillah kalo suci gallery pas digoogling sudah lama muncul di halaman 1 google :) ). 
Trus, dimana SEO harus dipraktekkan? Tidak lain di website atau hosting gratisan pun bisa, salah satu hosting penyedia gratis itu bernama blogger.com. Disini aku mulai mengupload jualan jualanku. Alhamdulillah blog www.suci-gallery.blogspot.com sudah dikunjungi lebih 1.000.000 visitor. Aku menspesialisasikan jualanku bertema Hello Kitty, alasannya, karena Hello Kitty itu karakter kartun Jepang yang konon sudah menjadi legend, jadi mungkin tidak terlalu sulit untuk mengenalkannya pada publik. Selain itu Hello Kitty banyak digandrungi kaum hawa, konon kaum hawa adalah target market terbaik buat dunia bisnis. Rata-rata mereka tak segan-segan mengeluarkan budget untuk  apa yang mereka sukai. Terbukti seiring berjalannya waktu para pelanggan dan penggemar hello kitty kian bertambah, mereka rata-rata mendapat nomer hp, lagi-lagi dari Google. Dan kebanyakan pastinya kaum hawa. Alhamdulillah Customerku lintas kepulauan; dari Aceh sampai Papua, bahkan ada juga pembeli yang berlokasi di Malaysia dan Hongkong. Subhanallah itulah kecanggihan dari IPTEK tinggal kitanya memanage dan menjalaninya dengan IMTAQ, agar usaha kita berkah di mata Allah.
Nowadays, lagi booming pemasaran produk melalui instagram, @sucigallery pun tetap berperan aktif berkecimpung memasarkan produk Hello Kitty nya untuk menembus para target market pengguna instagram. Rata-rata user mengandalkan  hashtag (#) atau tanda pagar dalam proses promosi agar produknya mudah dicari orang.
Akhir kata, Google bukanlah segalanya. Dia bukan Tuhan. Kita adalah hamba Allah, mari selalu mengembalikan sesuatunya pada Allah, menjadikan firman-firman Allah sebagai rujukan, Allah sejatinya telah memberikan inspirasi dan motivasi bagi kita di dalam QS: al Jumuah : 11 yang berbunyi: " Apabila shalat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di bumi; carilah karunia  Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung". 
Hakikatnya zikrullah lah yang membuat kita beruntung. Syarat berlaku jika kita telah melakukan ikhtiar, dengan cara bertebaran di muka bumi, kalo bagi para netter dengan cara menebarkan hashtag di medsos atau mempromosikan jualan di internet, bagian dari ikhtiar. Setelah berusaha, sedekah, berdoa, tahajud, dhuha, birrul walidain, dan bertawakkal kepadaNya, agar usaha kita berkah karena hanya Allah yang menggerakkan qalbu dan dhamir setiap customer agar terpaut hati mereka dengan dagangan kita. Karena Allahlah Sang Pengatur rizki sejati.

Semoga menginspirasi..

Ciledug, 20 Desember 2016